DWQA QuestionsPermendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022 Terkait Tata Metode Peroleh Sertifikat Pengajar Untuk Guru Dalam Posisi
Kirkegaard Sanchez asked 4 months ago

Halo Kawan dekat, bertemu kembali ya di Kanal yang serupa, dalam kesempatan ini admin akan share data terakhir berkaitan dengan salinan Keputusan Menteri Pengajaran, Kebudayaan, Study dan Tehnologi Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2022 perihal Tata Teknik Peroleh Sertifikat Pengajar Untuk Guru Dalam Jabata yang diluncurkan di tanggal 26 September 2022. Adapun isi pada surat selebaran itu yaitu seperti berikut : BAB I

KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Ketentuan Menteri ini yang dikatakan dengan: Sertifikat Pengajar ialah bukti resmi sebagai pernyataan yang diserahkan ke guru menjadi tenaga professional.

Program Pengajaran Karier Guru buat Guru dalam Kedudukan yang sesudah itu disebutkan Program PPG dalam Posisi yakni program pengajaran yang diadakan sehabis program sarjana atau sarjana implikasi buat Guru Dalam Posisi untuk mendapat Sertifikat Pengajar di pengajaran anak umur dini lajur pengajaran resmi, pengajaran dasar, serta pengajaran menengah.

Aparatus Sipil Negara yang seterusnya dipersingkat ASN yakni kedudukan buat karyawan negeri sipil dan karyawan pemerintahan dengan persetujuan kerja yang bekerja di lembaga pemerintahan.

Guru Dalam Posisi yaitu Guru yang udah mengajarkan di grup pengajaran, baik yang diadakan oleh pemerintahan pusat, pemda, atau penduduk pelaksana pengajaran yang telah miliki Persetujuan Kerja atau Perjanjian Kerja Bersama.

Instansi Pengajaran Tenaga Kependidikan yang setelah itu dipersingkat LPTK yaitu perguruan tinggi yang dikasih pekerjaan oleh pemerintahan untuk melangsungkan program pemasokan guru di pengajaran anak umur dini, pengajaran dasar, serta/atau pengajaran menengah dan untuk melangsungkan serta meningkatkan pengetahuan kependidikan serta nonkependidikan.

Mahasiswa yaitu Guru Dalam Posisi peserta Program PPG dalam Posisi.

Program Study yaitu kesatuan pekerjaan pengajaran serta evaluasi yang mempunyai kurikulum serta sistem evaluasi tertentu pada suatu model pengajaran akademis, pengajaran karier, dan/atau pengajaran vokasi.

Guru ialah pengajar professional dengan pekerjaan inti mendidik, mengajarkan, menuntun, arahkan, latih, memandang, dan menyurvei peserta didik pada pengajaran anak umur dini, pengajaran dasar, dan pengajaran menengah.

Grup Credit Semester yang seterusnya dipersingkat sks merupakan ukuran waktu aktivitas belajar yang ditanggung pada Mahasiswa /minggu per semester pada proses evaluasi lewat beragam bentuk evaluasi atau besarnya pernyataan atas sukses upaya Mahasiswa dalam ikuti aktivitas kurikuler dalam suatu Program Study.

Kementerian yakni kementerian yang menggelar kepentingan pemerintah dibidang pengajaran, kebudayaan, ilmu dan pengetahuan, dan technologi.

Menteri merupakan menteri yang menggelar pekerjaan pemerintah dibagian pengajaran, kebudayaan, ilmu dan pengetahuan, serta technologi.

Direktur Jenderal merupakan direktur jenderal yang punyai pekerjaan mengadakan pendefinisian dan implementasi peraturan di sektor pemanduan guru, pengajar yang lain, serta tenaga kependidikan.

Dinas Pengajaran merupakan dinas yang bertanggungjawab di sektor pengajaran di area propinsi atau kabupaten/kota sesuai wewenangnya.

Pasal 2

Sertifikasi punya tujuan buat berikan pernyataan pada Guru Dalam Kedudukan sebagai tenaga professional di grup pengajaran dalam pemenuhan kapabilitas pedagogik, personalitas, sosial, serta professional sama dengan ketetapan

ketetapan perundang-undangan. Pasal 3

Sertifikasi pengajar buat Guru Dalam Posisi dilakukan lewat Program PPG dalam Posisi. Pasal 4 Guru Dalam Kedudukan seperti diartikan dalam Pasal 3 adalah Guru Dalam Posisi yang diangkat s/d tahun 2025.

Guru Dalam Kedudukan sebagai halnya dikatakan di ayat (1) terbagi atas:

a. Guru yang sudah punyai sertifikat pengajaran Guru pendorong;

b. Guru yang sudah ikuti pengajaran serta latihan pekerjaan Guru tapi belum lulus uji tulis nasional atau test kapabilitas dalam akhir pengajaran serta latihan kedudukan Guru; dan

c. Guru yang belum punyai Sertifikat Pengajar yang tak tergolong Guru seperti dikatakan dalam huruf a serta huruf b.

BAB II PERSYARATAN Pasal 5

Calon Mahasiswa mesti penuhi prasyarat seperti berikut: – dengan status jadi Guru Dalam Kedudukan serta masih aktif menjalankan pekerjaan menjadi Guru sepanjang 3 (tiga) tahun terakhir;

– punyai kwalifikasi akademis Sarjana (S-l) atau Diploma Empat (D-IV);

– punyai Nomor Unik Pengajar serta Tenaga Kependidikan; d. berumur tertinggi 58 (lima puluh delapan) tahun di tahun berkenaan;

– sehat jasmani serta rohani;

– bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya;

– bersikap baik; dan

– tercatat di metode data primer pengajaran Kementerian.

BAB III

PENYELENGGARAAN PROGRAM PPG DALAM JABATAN Sisi Kesatu Umum Pasal 6

Program PPG dalam Kedudukan digelar dengan tingkatan seperti berikut: penentuan jumlah Mahasiswa;

publikasi Program PPG dalam Posisi;

akseptasi calon Mahasiswa; dan

implementasi Program PPG dalam Kedudukan.

Sisi Ke-2

Penentuan Jumlah Mahasiswa

Pasal 7 Pemastian jumlah Mahasiswa sama dengan diartikan dalam Pasal 6 huruf a secara nasional dikerjakan oleh Menteri tiap tahun.

Menteri dalam menentukan jumlah Mahasiswa sebagai halnya diterangkan di ayat (1) bisa menugaskan kekuasaan ke Direktur Jenderal.

Sisi Ke-3

Pemasyarakatan Program PPG dalam Kedudukan Pasal 8 Publikasi Program PPG dalam Posisi sebagai halnya diterangkan dalam Pasal 6 huruf b dilaksanakan untuk mengatakan penyelenggaraan Program PPG dalam Posisi lewat tempat electronic dan nonelektronik.

Info penyelenggaraan Program PPG dalam Posisi sama dengan dikatakan pada ayat (1) mencangkup:

a. jumlah Mahasiswa seperti diartikan dalam Pasal 7;

b. tata teknik register; dan

c. sistem penyelenggaraan Program PPG dalam Kedudukan.

Pemasyarakatan seperti diterangkan di ayat (1) dikerjakan oleh:

a. Direktorat Jenderal pada:

1. Dinas Pengajaran; serta

2. LPTK yang ditentukan menjadi pengurus Program PPG dalam Kedudukan; serta

b. Dinas Pengajaran terhadap grup pengajaran sesuai sama kekuasaannya.

Sisi Ke-4

Pendapatan Calon Mahasiswa

Pasal 9

Akseptasi calon Mahasiswa seperti diterangkan dalam Pasal 6 huruf c dikerjakan lewat stage sebagaimana berikut:

a. registrasi;

b. penyaringan; dan

c. pemberitahuan. Pasal 10

Calon Mahasiswa lakukan registrasi seperti diartikan dalam Pasal 9 huruf a lewat halaman sah Kementerian. Pasal 11 Calon Mahasiswa mengikut saringan sama dengan diterangkan dalam Pasal 9 huruf b dengan bagian:

a. saringan administrasi; serta

b. penyeleksian akademis.

Penyeleksian sama dengan dikatakan di ayat (1) dilaksanakan oleh klub penyaringan nasional yang diputuskan oleh Direktur Jenderal.

Saringan administrasi sebagai halnya diterangkan pada ayat (1) huruf a dikerjakan lewat tes dan validasi document administrasi jadi pemenuhan kriteria menjadi calon Mahasiswa.

Penyaringan akademis seperti diterangkan di ayat (1) huruf b dilaksanakan lewat ujian akademis berbasiskan computer yang dilakukan secara online serta/atau offline.

Pasal 12

Saringan akademis sebagai halnya diterangkan dalam Pasal 11 ayat (1) huruf b dieksepsikan buat Guru Dalam Kedudukan seperti dikatakan dalam Pasal 4 ayat (2) huruf b. Pasal 13 Pemberitahuan hasil penyeleksian calon Mahasiswa sama dengan diartikan dalam Pasal 9 huruf c dikerjakan dengan cara bertahap berikut ini:

a. pemberitahuan hasil penyaringan administrasi; serta

b. informasi hasil penyaringan akademis.

Informasi sama dengan diartikan pada ayat (1) diungkapkan oleh Direktorat Jenderal lewat halaman sah Kementerian.

Pasal 14 Buat calon Mahasiswa yang dipastikan lulus penyaringan dalam informasi sebagai halnya diartikan dalam Pasal 13 adalah peserta Program PPG dalam Posisi.

Keterlibatan calon Mahasiswa sebagai Peserta Program PPG dalam Posisi seperti dikatakan pada ayat (1) dalam tiap Program PPG ditetapkan menurut pengesahan jumlah Mahasiswa oleh Menteri sama dengan dikatakan dalam Pasal 7.

Pemilihan kesertaan calon Mahasiswa sebagai halnya dikatakan pada ayat (2) dengan menimbang syarat-syarat:

a. saat kerja yang sangat lama;

b. umur sangat tinggi;

c. grup pengajaran yang datang dari wilayah khusus; dan

d. pencapaian nilai hasil penyeleksian tertinggi.

Buat calon Mahasiswa yang udah lulus penyaringan menurut penilaian sama dengan diterangkan di ayat (3) ditentukan menjadi Mahasiswa PPG sesuai sama pengesahan jumlah Mahasiswa yang dikukuhkan oleh Menteri tiap-tiap tahun sebagai halnya dikatakan dalam Pasal 7.

BAB VI

KETENTUAN PERALIHAN Pasal 31

Pada waktu Ketetapan Menteri ini mulai berlakunya, calon Mahasiswa yang sudah dikatakan lulus saringan administrasi bagian I, penyaringan kekuatan akademis, dan saringan administrasi bagian II berdasar pada Ketetapan Menteri Pengajaran dan Kebudayaan Nomor 38 Tahun 2020 perihal Tata Trik Mendapat Sertifikat Pengajar buat Guru dalam Posisi (Info Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 874), masih bisa ikuti Program PPG dalam Kedudukan seperti diartikan dalam Ketetapan Menteri ini. BAB VII KETENTUAN PENUTUP Pasal 32

Pada waktu Aturan Menteri ini mulainya berlaku: wejangan tekhnis penerapan Aturan Menteri Pengajaran serta Kebudayaan Nomor 38 Tahun 2020 terkait Tata Langkah Mendapatkan Sertifikat Pengajar buat Guru dalam Posisi (Informasi Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 874), dikatakan tetap masih berlaku sejauh tak berlawanan serta belum ditukar berdasar pada aturan dalam Ketentuan Menteri ini; serta

Ketetapan Menteri dan Kebudayaan Nomor 38 Tahun 2020 terkait Tata Trik Mendapatkan Sertifikat Pengajar buat Guru dalam Posisi (Informasi Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 874), ditarik serta ditetapkan tidak berlaku.

Untuk info dan file lengkapnya berkaitan dengan salinan Putusan Menteri Pengajaran, Kebudayaan, Penelitian dan Tehnologi Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2022 terkait Tata Metode Mendapat Sertifikat Pengajar Untuk Guru Dalam Jabata yang diedarkan di tanggal 26 September 2022 bisa kalian download di tempat ini : Click Di tempat ini Demikianlah informasi yang bisa kami berikan, mudah-mudahan berguna. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,

H4 Kamu Telah Melihat Video Terakhir Berikut di bawah ini?: /H4

Tags Tenar /H4

#ppg-prajab#ppg-daljab#ppg-2022#ppg-kemenag#permendikbudristek#surat-edaran Berbagi Data Teranyar 1

Apakah benar SSCASN Buat Registrasi PPPK Guru, Tehnis dan Kesehatan Tahun 2022 dibuka Ini hari 05 Oktober 2022? Ini Keterangan BKN 05 Okt 2022

2

Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2022 Perihal Tata Metode Peroleh Sertifikat Pengajar Untuk Guru Dalam Kedudukan 05 Okt 2022

3

Aduh! Ini Daftar 32 Institusi Yang Tidak Mengerjakan Pendaftaran Tenaga Honorer/Non ASN Tahun 2022! Yok Check Wilayahmu! 05 Okt 2022

4

Up-date RKAS : Launching Program Gagasan Kesibukan Dan Budget Sekolah (Arkas) Kemendikbudristek Vs 3.4 04 Okt 2022

5

Tulis! Tidak boleh Hingga sampai Terlambat Ini Cut-off atau Batasan Waktu Data EMIS Buat Peruntukan BOS Tahun 2023 04 Okt 2022

Informasi Trend 1

Daftar Nama Tenaga Honorer Yang Masuk Ke Dalam Database Program Pendokumtasian Non ASN BKN 242,200

2

100 Bab Latihan dan Kunci Jawaban Penyiapan Pretest PPG Tahun 2022 212,550

3

Surat Selebaran Pernyataan Implementasi Survey Validasi Kapabilitas Tehnis Posisi Fungsional Pengawas Sekolah Tahun 2022 105,177

4

Atribut serta Busana/Seragam Dinas PNS serta PPPK Guru Tahun 2021 89,047

5

Surat Selebaran Menteri PANRB Mengenai Pendokumtasian Tenaga Honorer (Non ASN) Dilingkungan Institusi Pemerintahan 80,229

Dapodik Depok